Categories
experimental modified tips

Aneka Roti Goreng Isi

Awalnya rencananya weekend ini mau bikin martabak telur, udah ada resep, udah beli daging giling, tapi ternyata bahan-bahan lainnya masih kurang lengkap, terus kok ya malas belanja lagi yah.

Kebetulan kemarin sewaktu belanja menemukan tepung terigu protein tinggi. Maka…tergeraklah untuk bereksperimen membuat donat dengan terigu protein tinggi. Pengen tau apa sih bedanya pake tepung ini dibanding tepung biasa. Dan ternyata rasanya memang lebih empuk dengan tepung protein tinggi (baru tau ada banyak jenis tepung nih). Oh ya resep yang digunakan masih sama dengan resep donat kemarin yang diambil dari blog temen gue minus kentang tentunya.

rotigoreng1
sebelum digoreng
rotigoreng2
sesudah digoreng

Waktu mulai membuat, terpikir untuk mempraktekkan tips menyimpan adonan donat ke dalam freezer. Katanya supaya kita ga harus selalu mulai dari awal atau kita ga harus makan donat kebanyakan, kita bisa simpan adonan donat ke dalam freezer.

Caranya, bungkus saja adonan yang belum mengembang dengan plastik tipis pembungkus itu atau yang dikenal dengan nama cling wrap. Untuk memudahkan, sebaiknya adonan dibagi beberapa bagian sesuai dengan kemampuan Anda menghabiskan donat sebanyak apa :).

Untuk menggunakan kembali adonan donatnya, kita keluarkan dari freezer, biarkan dulu di udara terbuka untuk beberapa saat sampai adonan tidak dingin lagi (tapi jangan dipanasin loh). Biarkan saja bersama dengan plastiknya. Kalau kata temen saya sih, jangan sampe adonannya basah.

Kemarin saya menggunakan adoanan 500 gr tepung, lalu di bagi 4, 1 bagian langsung di masak, 3 bagian disimpan di kulkas. Kemarin saya bikin donat biasa, lalu bikin roti goreng isi kismis dan keju, rasanya ga kalah dengan roti yang dibakar menggunakan oven.

rotigorengisidagingDan hari ini, karena suami selalu prefer cemilan asin daripada manis, maka daging giling saya tumis dengan sedikit bawang merah, bawang putih, merica, garam dan cabe. Ditumisnya menggunakan margarine, biar rasanya lebih sedaaap. Dan tumisan daging itu dijadikan isi roti goreng.

Ah senang juga menemukan tips menyimpan adonan donat di freezer itu, jadinya saya bisa membuat langsung adonan donat cukup banyak, lalu di bagi-bagi beberapa bagian, dan bisa membuat roti goreng kapan saja kalau lagi "iseng" hehe.

Oh iya, sudah terpikir, kalau tidak ada daging giling dirumah, bisa juga menggunakan daging cornet di blender atau kalau mau dicampur kentang atau wortel yang dipotong dadu kecil-kecil juga bisa. Bedanya dengan martabak telur apa dong? ya beda kulitnya yang jelas. Ah ada ide lagi, isi sosis juga bisa. Nyam nyam..

By risna

a housewife who recently learns to knit and crochet, lives in Chiang Mai since 2007, so must learn Thai Language, and had some part time job to do documentation with LaTeX and welcoming for a new family member at the end of 2010

11 replies on “Aneka Roti Goreng Isi”

terima kasih saya boleh menambahkan ilmu masak memasak dengan jurus – jurus yang mudah dipraktekkan , ini sangat menambah wawasan tentang dunia cemilan untuk keluarga saya.

bu as: saya pernah simpan sampe 2 minggu di freezer. Kalau temen saya yg ngajarin bilang bisa sampe sebulan malahan. Jangan lupa pas disimpan sebaiknya di bagi-bagi adonannya sebesar sekali penyajian (terserah sebanyak apa) biar gampang waktu akan masak tinggal ambil satu bagian saja.

Mbak…
mau tanya nih…bagaimana caranya menggoreng adonan roti isi..
karena setiap saya menggoreng roti isi (misalnya: isi daging, kornet) selalu terbuka. akibatnya isi roti jadi terburai dan bentuknya jadi jelek..
sebelumnya terima kasih and aku tunggu tipsnya ya mbak…
salam,
Ani

@mbak ani: mungkin adonannya terlalu banyak yeastnya sehingga pas digoreng dia langsung retak gitu? udah agak lama nih ga masak roti goreng, ntar deh klo saya bikin lagi coba saya perhatikan siapa tau bisa ngasih tips

Saya adalah penjual roti, donat, dll. Pengalaman saya kalau terbuka biasanya isinya kebanyakan dan pas diisi daging/kornet jangan diisi dengan minyak-minyaknya. Karena adonan nggak nempel. Tips lainnya saat mengisi bagian tengah usahakan tebal karena akan kita tarik-tarik, jika tidak tebal/terlalu tipis kulit roti akan jadi tipis dan isinya mudah keluar.

Mba…makasih ya tips2 nya sangat membantu utk saya sbg “pemula” hehheee btw, mau tanya ttg penyimpanan adonan…stlh dikeluarkan dr freezer dibiarkan aja gt dgn plastiknya? Lama dong ya? Bisa 2jam an?
Simpan diatas serbet atau tissue kali ya biar embun2nya keserap? Trus setelah itu dibuka dan dikembangkan lgi?
Mengingat wkt disimpan kan sewaktu adonan blm mengembang…mohon bantuannya ya mba…maaf kalau pertanyaannya agak2 “aneh” maklum pemula…
Makasih byk ya mba…ditunggu inovasi lainnya 🙂

Wah resepnya oke nih, tp mau nanya mbak, abis dikeluarin dr freezer adonannya dikembangin lg nggak? Kalo iya gmn caranya?
Makasih sebelumnya 🙂

Leave a Reply to bambangtko Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *