Pempek Palembang

Ceritanya kemarin nyobain bikin pempek palembang, resepnya dapat dari seorang teman yang asli palembang. Udah 2 kali nyobain, yang pertama agak gagal, gagalnya karena kebanyakan air, jadilah tepungnya harus dibanyakin, akhirnya rasa ikannya kurang berasa. Berikut ini resep idealnya:

Bahan Kuah Cuko
bumbu halus
5 siung bawang putih
1/2 ons cabe rawit (atau sesuai pengen pedasnya)
garam secukupnya

bumbu lain
asam jawa 1 sdm
gula merah sampe kuah itam (sesuai selera juga)

cara membuat kuah:
gula merah+asem jawa+air 1.5L di godok sampai sisa 3/4nya, masukkan bumbu halus.
catatan: sengaja ga pake cuka, katanya cuka itu bikin gigi rusak, asam jawanya udah bikin rasa asam kok,tetep enak tanpa cuka

Bahan Pempek
250gr tenggiri dihaluskan
250gr sagu tani
1 butir telur
200 cc air
garam secukupnya

cara membuat:
Campurkan telur ke dalam tenggiri yang sudah dihaluskan, tambahkan sagu sedikit demi sedikit sambil diuleni. Jangan dibanting atau ditekan keras nanti jadi lembek /keras. Sebelum tepung habis tambahkan air sedikit demi sedikit, uleni sampai kalis.
Bentuk adonan sesuai selera
rebus dalam air yg ditambahkan minyak sedikit
setelah mengambang biarkan agak lama baru angkat dan tiriskan
siram dengan air dingin sebentar, tiriskan
kukus kira-kira 30 menit (supaya tahan beberapa hari)

Untuk menghidangkan bisa digoreng lalu diberi kuah, atau di potong kecil dan didadar dalam telur.

Kuah bisa ditambahkan timun iris dan ebi goreng.

Sejujurnya saya pemula dalam hal membuat pempek ini, tapi rasanya setelah percobaan kedua sudah lebih baik dan terasa ikannya. Masih penasaran pengen nyoba lagi, tapi belum ada waktu euy… btw buat orang palembang asli, jika ada yang salah tolong dikoreksi ya…

risna

A blogger who likes to watch Korean dramas and learn about digital desain with Canva and video editing using Kinemaster.

19 komentar pada “Pempek Palembang

  • Desember 4, 2007 pada 3:04 pm
    Permalink

    mbak/bu! mo nanya. sagu tani tuh sagu yg mereknya tani ato apa?ma’af masih pemula tapi pengen belajar masak. thx resepnya

    Balas
  • Januari 26, 2008 pada 10:50 pm
    Permalink

    selain sagu tani…boleh g mbak?ak pingins skli buat pempek…heheh tp sering gagal,,,thanks resepnya

    Balas
  • Juli 12, 2008 pada 8:56 pm
    Permalink

    mbak, untuk ,membuat pempek palembang yang enak, lembut, gak perlu pake telur. ckp ikan, sagu, garam, penyedap, air es. rahasianya terletak dr cr mengolahnya.

    Balas
  • Juli 12, 2008 pada 9:19 pm
    Permalink

    buat mbak Rita:
    makasih untuk infonya yah, sayangnya saya sekarang ini sedang di Thailand dan belum nemu tepung sagu buat bikinnya. Nanti kalau ada kesempatan dicoba deh resep tanpa telurnya. Resep yang diatas dapatnya dari temen saya yang orang palembang juga sih, mungkin ada macem-macem kali ya caranya.

    Balas
  • Juni 3, 2009 pada 8:32 am
    Permalink

    Saya juga penggemar berat makan Pempek asli Khas Palembang? Apalagi kalau makannya pass abiss hujan..hhmm…yummy…di Bogor juga ada yang jual Pempek yang ueenaak dengan cuko yang maanstaaps?!, seperti di kota asalnya Palembang, …yang pasti siiiipslah rasanya,… lokasinya di Perumahan Ciomas Permai Bogor namanya “ PEMPEK XENA “, Pempek yang dibuat asli dari Ikan Tenggiri, salam kuliner…dari Kota Hujan Bogor

    Balas
  • Agustus 1, 2009 pada 10:01 pm
    Permalink

    Mbak, itu kalau buat cuko biar rasanya mantep, Untuk air 1,5 liter (direbus dgn gula merah jadi 1 l) bawang putihnya sekitar 40 siung. Walau sudah dengan asem jawa, tambahkan sedikit (1 atau 2 sd mk) cuka meja agar rasa asam jawanya lebih terasa. Terus ditambahkan kecap manis sedikit. Cobaiiin dech. Pasti nggak kalah dengan cuko pempek2 terkenal di palembang.
    BTW, aq pernah nyobain pempek di cipete dalam jaksel.. enak juga loo..

    Balas
  • September 7, 2009 pada 3:58 pm
    Permalink

    salam kenal mbak.resep pem pek palembangnya gampang banget. boleh kan kapan2 dicobain ? aku jg punya resep rendang yg gampang. kalau mau ntar kapan2 ta tuliskan. Tx.

    Balas
  • September 30, 2009 pada 6:00 am
    Permalink

    mba’,gimana iia biar pempek-y bs wrn putih bersih..?!
    soal-y sy bikin warna-y jadi abu2..
    truz biar bs ringan gmn..?!

    Balas
  • September 30, 2009 pada 6:01 am
    Permalink

    knp iia mba’ telur dlm pempek kapal selam y sy bikin terasa kayak makan gabus..?!

    Balas
  • Oktober 7, 2009 pada 1:12 pm
    Permalink

    mau tanya, sagu tani itu yang gimana?… trims

    Balas
  • Desember 1, 2009 pada 11:24 am
    Permalink

    aq cb susah,klo sagu biasa gmn y?

    Balas
  • Februari 25, 2010 pada 9:10 pm
    Permalink

    tapi kurang komplit si resepnya setauku pakai bawang putih juga deh…kalau pemoek palembang.kito orang sano

    Balas
  • Februari 25, 2010 pada 9:11 pm
    Permalink

    maaf salah ketik pempek palembang asli pakai bawang putih juga deh…

    Balas
    • Juni 25, 2010 pada 2:30 pm
      Permalink

      @nino: bawang putihnya buat bumbu cukanya kan ya?

      Balas
  • Juli 22, 2010 pada 3:18 pm
    Permalink

    garemnya di bahan pempek gak ada yah

    Balas
  • Juli 28, 2010 pada 8:45 pm
    Permalink

    halo saya Feizal dari Purwakarta, Jawa barat

    saya mau menawarkan SAGU TANI hasil produksi Home Industry, dan pengeringan melalui terik matahari dan oven. hasilnya, tepung sangat putih bersih dan sangat lembut. saya hanya distributor, dan barangnya asli Lampung.

    hasil pengeringan bisa sangat bagus karena kita tahu bahwa Lampung daerah yg bercuaca panas.

    saat ini saya menawarkan dengan harga Rp. 9000,-/Kg (hanya untuk tepungnya), untuk distribusi daerah Bandung, Purwakarta, & Cikampek biaya pengiriman GRATIS. untuk kota lain Nego aja.
    Foto produk bisa menyusul.

    Anda di daerah mana?

    Trims
    081 909 412 410
    [email protected]

    Balas
  • Oktober 26, 2010 pada 5:05 pm
    Permalink

    mau tanya, kalo cara membuat pempek kering gimana ya???
    trims atas sarannya…

    Balas
  • November 20, 2010 pada 6:50 am
    Permalink

    feizal, lampungnya dimana mas? saya lagi dilampung nie..

    Balas

Tinggalkan Balasan ke vbee Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *