Ikan teri medan sambel kacang

Ikan teri sambal kacang

Beberapa waktu lalu saya pulang ke Medan. Di rumah dimasakin ikan teri dan sayur daun ubi tumbuk. Nikmaaaat sekaliii, makannya lahap sampe nambah. Pulang ke Chiang Mai tidak lupa saya bawa sedikit ikan teri untuk coba-coba masak sendiri.

Berikut bahan dan bumbunya:

  • Ikan teri
  • kacang tanah goreng
  • cabe merah
  • bawang putih
  • bawang merah
  • tomat
  • daun bawang
  • garam secukupnya
  • minyak goreng untuk menggoreng dan sedikit untuk menumis sambel

Cara masak:

  1. goreng ikan teri dengan minyak yang cukup banyak dan jangan ditinggal. Menggoreng ikan teri pastikan apinya sedang, lalu setiap beberapa saat di balik. Pertama kali saya masak ikan teri sebagian ikan teri gosong sebagian ikan teri tidak masak. Ilmu goreng ikan teri saya dapat dari mama saya waktu masih kost di Bandung hehe.
  2. goreng kacang tanahnya (ga perlu di kupas), di  Chiang Mai ada yang jual kacang tanah sudah digoreng, sangat cocok untuk kemalasan saya hehe.
  3. Haluskan bawang putih, bawang merah dan cabe merah serta garam.Kalau males menggiling pake food processor saja :-)
  4. Iris daun bawang dan tomat (bawang batak kata orang Medan namanya, bahan yang ini tidak wajib kalau tidak punya juga tidak apa-apa).
  5. Pindahkan minyak goreng sisa menggoreng kacang dan ikan teri, sisakan sedikit saja minyak untuk menumis sambel yang sudah digiling halus.
  6. Tumis sambal sampai wangi, masukkan daun bawang dan tomat yang sudah diiris.
  7. Masukkan kacang dan ikan teri ke dalam sambal yang sudah mulai matang. Aduk sehingga sambal merata.
  8. Angkat dan sajikan, paling nikmat pakai sayur daun ubi tumbuk *nyam*

Oke selamat mencoba. Untuk mempercepat waktu memasak, sedikit tips dari saya, sediakan food processor yang bisa menghaluskan bumbu dasar sekaligus banyak, simpan dikulkas (bekukan dalam plastik-plastik kira-kira sesuai kebutuhan).

Cara lain kalau Anda malas menggiling bumbu, bawang putih, bawang merah dan cabe merahnya bisa diiris tipis. Lalu tumis seperti menumis sambal. Masukkan tomat sebelum daun bawang. Dan masukkan ikan teri dan kacang terakhir.

Tambahan tips untuk membuat ikan teri kacang yang kering: jika Anda ingin ikan teri kacang yang tahan lama, jangan gunakan tomat dalam sambalnya.Ikan teri dan kacang dicampur setelah sambalnya agak dingin.

Harap maklum kalau saya jarang posting resep, namanya juga masakan pemalas. Selain ga terlalu sering masak, saya juga agak malas buat posting, kadang-kadang lupa hehehe. Tapi walaupun begitu, sesekali kita pasti masuk dapur juga kan. Selamat memasak buat Anda yang malas maupun yang rajin hehehe.

Arsik Ikan

Close Up ArsikHoreee akhirnya belajar masak arsik ikan juga. Aslinya sih kalau di Medan yang diarsik itu ikan mas, tapi berhubung di sini ga tau kemana mencari ikan mas, maka yang di masak ya ikan nile tilapia (entah nama Indonesianya apa). Rasanya sih mirip2 aja dengan ikan mas, malah lebih enak karena ga banyak durinya.

Oke untuk bumbu dan bagaimana caranya bisa dibaca di deskripsi foto yang saya upload ya. Uhm, mungkin kategori masakan ini buat saya bukan untuk dimasak dikala malas. Tapiii semalas-malasnya dan se gak bisanya saya masak, tetep aja kan saya harus ada improvement setelah sekian lama berkali-kali harus ke dapur.

Oke langung aja yuk.

Ikan 1 ekorAndalimanBumbu dihaluskanBumbu di keprokSayuranBumbu yang dikeprokBumbu dihaluskanAsam gelugurSusun semua dalam panciSiap di masakMasukkan kacang panjangSiap untuk disantap

Masaknya sih gampang, tapi abis masaknya itu loooh cuciannya lumayan. Oh ya waktu memasaknya bervariasi, tapi ga bisa dibilang cepat juga sih.

Ayam Gulai Instan

Instant inggredientsPulang jalan-jalan dari Doi Pui buat liat bunga Sakura Thailand, kami mampir belanja di Rimping. Ga sengaja nemu bumbu instant yellow curry. Langsung terpikir apakah yellow curry sama dengan gulai ayam? selama ini di Chiang mai belum pernah sih nemu gulai/kari ayam yang rasanya sama dengan lidah Indonesia.

Iseng-iseng beli deh bumbunya, tentu saja tak lupa beli santan instan dan ayam bagian sayap (beli ayam utuh rasanya repot motongnya).

A little bit closer Stir well

Untuk meyakinkan rasanya cukup sedap, saya bereksperimen sendiri dan tidak terlalu patuh dengan petunjuk yang ada di kemasan bumbu instan. Petunjuknya membutuhkan santan sekitar 500 ml untuk 250 gram ayam (saya beli cuma 1 kotak 250 ml dan ayamnya sekitar 320 gram).

Sebelum menggunakan bumbu instan saya iris beberapa bawang putih, bawang merah dan bawang bombay (yang ada di dapur saja). Tumis bawang-bawang tersebut, lalu tumis juga bersama bumbu instannya, tak lama kemudian langsung masukkan setengah kotak santan. Aduk sampai rata, lalu masukkan ayam yang sudah di cuci bersih tentunya. Setelah agak mendidih masukkan lagi sisa setengah kotak santan dan air kira-kira 250 ml lagi (karena saya pakai gelas ukur sekitar 2 cup).

Done in about 20 minutes

Aduk-aduk tiap beberapa saat, cek apakah dagingnya sudah cukup matang dan pastinya kuahnya semakin berkurang. Sekitar 20 menit sejak menumis gulai ayam pun terhidang. Aromanya sih sama  dengan gulai ayam cita rasa Indonesia.

So happy, si pemalas bisa masak gulai ayam. Ya sebenernya siiih, bumbu gulai ayam itu sangat mudah apalagi dengan adanya food processor, tapi kan males harus kupas-kupas cuci-cuci dan ini dan itu. Tapi ada niatan sih bikin gulai from the scracth. Ntar…tunggu datang angin rajin hehehe. Hahah gitu mulu ya ngomongnya, perasaaan dah 2 kali masak gulai pasti deh pake bumbu instan. Kalau mau liat yang lalu ada di sini dan di sini

 

Masak Pizza tanpa Oven

Making Pizza

 

 

 

 

 

 

 

 

Kemarin teman saya memberi tahu kalau untuk membuat pizza tidak harus menggunakan oven. Sepertinya cocok untuk dicoba di dapur pemalas. Resepnya saya ambil dari blog temen saya. Dan sebenarnya resepnya sama saja dengan resep untuk di masak di oven.

Berbeda dengan resep pizza yang saya temui, ragi instan tidak perlu di seduh air panas terlebih dahulu, dan resep ini juga menggunakan air dingin. Seperti halnya dengan resep donat ataupun roti goreng, kita bisa mengadon sekaligus 1 kg tepung, lalu memecah-mecah menjadi beberapa bagian dan disimpan dalam freezer setelah kita bungkus dengan plastik cling wrap.

Bahan Roti:

  1. 1 kg terigu protein tinggi
  2. 1 sachet ragi (fermipan)
  3. 1/2 sdm garam
  4. 1 sdm gula pasir
  5. 6 sdm minyak sayur
  6. 500ml air dingin

Bahan Topping:

  1. 1 siung bawang bombay
  2. 1 siung bawang putih
  3. Sosis ayam/sapi/ keduanya
  4. Jamur
  5. Daging cincang
  6. Mozzarella
  7. Saus tomat

Beberapa hal yang perlu di perhatikan adalah:

  • toping bebas sesuai selera dan tumis terlebih dahulu, toping saya isinya sosis, cornet dan ham di tumis dengan bawang putih dan bawang bombay serta paprika hijau
  • keju tidak harus mozarella, saya menggunakan keju kraft yang di parut
  • susunan toping: keju – saus tomat – tumisan toping – keju
  • gunakan api kecil dan tutup pan selama memasak

Kita bisa menumis toping sekaligus lalu disimpan di kulkas sehingga keesokan harinya tinggal "memanggang" saja.

Berikut ini beberapa foto yang lebih menggambarkan prosesnya.

1. Campurkan bahanMaking Pizza 2. Tambahkan air sedikit sedikitMaking Pizza
3. Uleni sampai kalis, sisihkanMaking Pizza 4. Parut kejuMaking Pizza
5. Taruh di pan, api kecil, tutupMaking Pizza 5. Siap sajiMaking Pizza

Buat saya sendiri, memasak pizza ini tidak terlalu mudah, karena saya hanya punya 1 tempat masak. Pan yang sama saya gunakan untuk menumis dan ‘memanggang’, sehingga saya harus mencuci pan sebelum menggunakannya. Tetapi sekali bahan dasar dan toping sudah tersedia di kulkas, keesokan harinya kita bisa tinggal menyusun dan memasak dan siap menikmati.

Selamat mencoba ;)

 

Aneka Roti Goreng Isi

Awalnya rencananya weekend ini mau bikin martabak telur, udah ada resep, udah beli daging giling, tapi ternyata bahan-bahan lainnya masih kurang lengkap, terus kok ya malas belanja lagi yah.

Kebetulan kemarin sewaktu belanja menemukan tepung terigu protein tinggi. Maka…tergeraklah untuk bereksperimen membuat donat dengan terigu protein tinggi. Pengen tau apa sih bedanya pake tepung ini dibanding tepung biasa. Dan ternyata rasanya memang lebih empuk dengan tepung protein tinggi (baru tau ada banyak jenis tepung nih). Oh ya resep yang digunakan masih sama dengan resep donat kemarin yang diambil dari blog temen gue minus kentang tentunya.

rotigoreng1
sebelum digoreng
rotigoreng2
sesudah digoreng

Waktu mulai membuat, terpikir untuk mempraktekkan tips menyimpan adonan donat ke dalam freezer. Katanya supaya kita ga harus selalu mulai dari awal atau kita ga harus makan donat kebanyakan, kita bisa simpan adonan donat ke dalam freezer.

Caranya, bungkus saja adonan yang belum mengembang dengan plastik tipis pembungkus itu atau yang dikenal dengan nama cling wrap. Untuk memudahkan, sebaiknya adonan dibagi beberapa bagian sesuai dengan kemampuan Anda menghabiskan donat sebanyak apa :) .

Untuk menggunakan kembali adonan donatnya, kita keluarkan dari freezer, biarkan dulu di udara terbuka untuk beberapa saat sampai adonan tidak dingin lagi (tapi jangan dipanasin loh). Biarkan saja bersama dengan plastiknya. Kalau kata temen saya sih, jangan sampe adonannya basah.

Kemarin saya menggunakan adoanan 500 gr tepung, lalu di bagi 4, 1 bagian langsung di masak, 3 bagian disimpan di kulkas. Kemarin saya bikin donat biasa, lalu bikin roti goreng isi kismis dan keju, rasanya ga kalah dengan roti yang dibakar menggunakan oven.

rotigorengisidagingDan hari ini, karena suami selalu prefer cemilan asin daripada manis, maka daging giling saya tumis dengan sedikit bawang merah, bawang putih, merica, garam dan cabe. Ditumisnya menggunakan margarine, biar rasanya lebih sedaaap. Dan tumisan daging itu dijadikan isi roti goreng.

Ah senang juga menemukan tips menyimpan adonan donat di freezer itu, jadinya saya bisa membuat langsung adonan donat cukup banyak, lalu di bagi-bagi beberapa bagian, dan bisa membuat roti goreng kapan saja kalau lagi "iseng" hehe.

Oh iya, sudah terpikir, kalau tidak ada daging giling dirumah, bisa juga menggunakan daging cornet di blender atau kalau mau dicampur kentang atau wortel yang dipotong dadu kecil-kecil juga bisa. Bedanya dengan martabak telur apa dong? ya beda kulitnya yang jelas. Ah ada ide lagi, isi sosis juga bisa. Nyam nyam..

Donat (tanpa kentang)

donat Sebenarnya emang belum pernah bikin donat kentang, selalu bikin donat tanpa kentang, tapi sengaja judulnya begini, karena aslinya donat ini pake resep donat kentang dari temen gue yang dapat dari temennya lagi hehe… panjang ya perjalanan resep donat.

Kemaren malam ceritanya beli cetakan donat, maka dengan semangat tinggi, mulailah masak walaupun sudah tengah malam :) . Berdasarkan pengalaman terakhir kali ini adonannya pake setengah resep saja (pengennya sepertiga resep kalau bisa sih). Tapi sepertinya adonan gue terlalu lengket untuk bisa dicetak dengan cetakan yang dibeli itu. Atau mungkin sayanya aja yang ga ahli hehehe. Akhirnya cetak pake tangan lagi, di bulet-buletin, bikin tengahnya pake tangan, diputar-putar, jadi deh donat :) . Padahal adonannya sudah kalis, dan mengikuti petunjuk yang temen gue berikan itu.

Continue reading

Martabak Manis (tanpa santan)

tekstur Waktu browsing-browsing tentang martabak manis, baru menyadari ternyata ada 2 versi martabak manis. Dengan santan dan tanpa santan. Setelah mencoba versi tanpa santan ini, kesimpulannya, saya memilih martabak manis tanpa santan. Selain mengurangi lemak dari santan, bahan bakunya relatif selalu tersedia di dapur pemalas. Biasanya santan dibeli kalau memang ada perlunya, sedangkan tepung, gula dan telur selalu ada dirumah. Untuk baking powder dan yeastnya tentu saja masih ada banyak sejak bikin donat waktu itu. Sedangkan bikarbonasnya pernah beli waktu mau bereksperimen bersih-bersih menggunakan bikarbonas :) .

Resepnya dimodifikasi dari blog mbak Dewi Anwar, seperti biasa, ukurannya menggunakan gelas ukur dan diaduk tanpa mikser (walaupun petunjuk aslinya bilang pake mikser). Oh ya, ukuran ini untuk 1 loyang saja, karena saya tidak masak banyak-banyak, ga baik untuk berat badan kalau bikin banyak-banyak hehhe.

Aduh maaf, jadi melantur, ini resepnya:

Bahan1 :

  • Tepung 3/4 cup
  • Gula 1 sdm munjung
  • Baking powder 1/8 sdt
  • Garam secukupnya
  • Air 3/4 cup
  • Yeast 1 sdt

Bahan 2:

  • Telur 1 butir
  • Bikarbonas 1/8 sdt
  • Gula 1 sdm

Oke, cara membuatnya silakan liat gambar :)

1. campurkan bahan1, aduk ratabahan1  2. Kembangkan adonan (1-2 jam)bahan1setelah2jam 3. Aduk lepas bahan 2(bikarbonas diakhir)
bahan2
4. Campur semua bahanbahan1 2 5. Aduk rata siap dituang ke loyangsiapuntukdimasak 6. Putar loyang supaya ada pinggiranpinggiran
7. Jangan lupa api kecil senantiasa
apikecil
8. Tunggu adonan berlubangberlubang 9. Taburi gula secukupnyataburigula
10. Tutup loyang dan tunggu sampe keringtutup 11. Angkat setelah agak keringangkat 12. Isi sesuai selera dan sajikanisidansiapsaji

Sekedar catatan, pada saat mencampur bahan 1, yeast dimasukkan belakangan, demikian juga dengan bikarbonas.

Oh ya, sebagai orang yang ga biasa masak kue, saya sempat bingung apa bedanya baking powder dengan bikarbonas. Nemu link ini nih, jadi lebih jelas bedanya. Awalnya sih kirain sama-sama aja.

Kalau ditanya lebih suka mana versi martabak dengan santan atau tanpa santan? jawabnya saya lebih suka tanpa santan. Karena gulanya relatif sedikit dan bisa dikurangi sesuai selera. Untuk isi yang jadi favorit Joe tentunya susu dan keju. Oh ya, kalau Anda tidak mau repot memarut keju, salah satu cara menyiasatinya adalah dengan keju lembar. Kalau kita masukkan ke dalam martabak yang masih panas dan baru diangkat, maka keju lembar tersebut akan mencair dan rasanya lebih sedaaaaap hehehe.

Oke, selamat berkreasi dengan martabak manis :)

Martabak Manis (dengan santan)

martabak-siapsajiSetelah berhasil masak donat, jadi kepikiran pengen bikin cemilan lain yang gampang dan ga butuh banyak peralatan dapur. Sampai sekarang peralatan dapur pemalas tetap ga nambah, ukuran dapurnya juga masih segitu aja dan yang paling prihatin, kompornya juga cuma satu kompor listrik yang udah dilengkapi dengan teflonnya sehingga tidak bisa diganti dengan wajan lain tentunya :p. Untungnya wajan tersebut pas untuk masak martabak, jadi ga perlu beli pan khusus masak martabak deh.

Waktu lagi ngobrol-ngobrol dengan sepupu, dikasih link ke situs yang berisi begitu banyak makanan menggoda dan salah satunya martabak ini multiply mbak KrisD,

Oke, dari resep yang ada di situs mbak KrisD, saya modifikasi dengan mengurangi jumlah adonan juga (untuk satu loyang saja). Karena kalau bikin banyak juga ujung-ujungnya gemuk berdua doang, mau ngasih ke orang kasian juga kalau ntar ternyata rasanya kurang sip hehe.

Bahan :

Ingredients:
1 cup tepung terigu
3/4 cup santan kental (saya pake santan kotakan yang siap pakai)
1 butir telur ayam
1/4 cup gula pasir

biang:
1sendok teh yeast instant
1/2 sendok teh baking powder
1 pinch(jumput) garam atau secukupnya lah

Cara membuat, seperti yang disarankan di situs mbak KrisD, tapi ada beberapa catatan:

saya menggunakan yeast instan fermipan yang mana dituliskan tidak perlu dikembangkan lagi dan campur saja ke dalam adonan langsung, tapi demi mengikuti resep, saya tetep mengembangka yeastnya (lagi malas riset dulu, jadi ya..kalau ada yang lebih tau mengenai hal ini, saya minta tuliskan di comment yah).

martabak-adonanSaya mengembangkan yeast ini kira-kira setengah jam (sambil ditinggal kerja soalnya hehe). Lalu ditempat terpisah saya aduk telur dan gula sampai agak kembang. Saya ga punya mikser, jadi ya pakai tangan aja itung-itung olahraga. setelah itu campurkan santan, tepung ke dalam adonan, aduk rata. Terakhir campurkan garam dan baking powder ke dalam yeast yang sudah mengembang, lalu segera campurkan ke adonan tepung. Aduk sampai rata kira-kira 20 menit (dipetunjuk resepnya sih 30 menit, tapi kelamaan ah, cape :P ). Lalu diamkan saja adonan sambil kerja lagi :D .

martabak-dimasakKira-kira sejam kemudian, saya panaskan pan saya. Oh ya, karena saya ga bisa melihat "api" kompor saya, saya mengatur supaya tempat masaknya tidak terlalu panas (setengah dari ukuran maksimum kompor listrik saya). Lalu masukkan adonan ke dalam pan(tanpa minyak ataupun mentega karena pan saya anti lengket). Saya putar sedikit supaya ada yang menempel dipinggiran pan, lalu tunggu sampai ada lubang-lubang di adonan. Tutup pan nya dan tunggu sampai kira-kira adonan sudah matang merata.

martabakrisnaAngkat, lalu oles mentega dan beri susu kental manis, lalu diisi sesuai selera. Karena saya sedang kehabisan keju, akhirnya diisi dengan meses sisa bikin donat hehe. Lipat 2 dan potong sesuai ukuran yang diinginkan. Lalu hidangkan dan siap disantap *yummy*

Okeh, cemilan sore hari terhidang dalam waktu relatif singkat. Selamat mencoba :)

Donat Pemalas

Donat Sejak sampai di Chiang Mai, baru kemarin beli yang namanya Dunkin Donat (kalau J-Co tambah ga mungkin karena blum sampe ke sini).  Sebelum pulang liburan kemaren, entah kenapa pengen bikin donat, tapi ga mau yang repot-repot.

Setelah melakukan pencarian resep sana sini, ternyata bikin donat itu ada bermacam-macam cara yah. Ada yang pake kentang, ada yang pake isi, dan ada yang harus pake mikser buat mengadonnya.

Berhubung di dapur pemalas belum ada mikser, dan ga punya timbangan buat masak tapi cuma punya gelas ukuran Cup, akhirnya diputuskan memilih resep neng mper dengan mengkonversi ukuran gram jadi CUP. Oh ya pemilihan bahan disesuaikan dengan ketersediaan merek di kota Chiang mai :) dan dari sekian banyak resep membuat donat, resep inilahyang dinilai tidak terlalu repot bikinnya.

Ini resepnya dalam ukuran Cup:

Bahan 1:

1 cup susu UHT (ga punya susu ultra disini, jadi ya susu apapun, yang manis dan putih, dan bukan yang coklat belinya)

1 sachet ragi instan (kebetulan pakenya yang merek fermipan, dijualnya ada sachetan, 1 sachet 11 gram jadi pas banget kan :)

2 1/3 cup terigu (makenya all purpose flour, ga ngerti apa bedanya terigu cakra dengan terigu biasa)

1/2 sdt garam halus (atau dengan kata lain garam secukupnya)

Bahan 2:

1/4 cup gula halus

1 butir kuning telur

1/2 cup terigu (terigu yang sama dengan bahan 1)

1/4 cup mentega (kebetulan beli menteganya yang ukuran 120 gr, jadi bisa juga langsung dibagi 2 gitu aja :) )

Bahan 3: minyak untuk menggoreng

Cara membuat:

Campurkan semua bahan 1 sampai rata, dan ulen sampai ga nempel di tangan (kalis). Gunakan tangan saja untuk mengadonnya.adonan 1 yang sudah kalis disisihkanadonan 1 setelah mengembang sekitar 2 kali ukuran semula

 

 

Sisihkan adonan 1 ini dengan cara menutupnya dengan kain (saya sih pakai serbet bersih), biarkan sampai adonan mengembang kira-kira 2 kali ukuran semula (kira-kira 30 menit sampai 1 jam).

Campurkan bahan 2 ke tengah adonan 1, lalu aduk lagi dengan tangan sampai kalis. Diamkan 10 menit.

masukkan bahan 2 ke bahan 1 yang sudah mengembang

gunakan tangan untuk mengadon

 

 

 

 

 

cetak berbentuk donat (saya menggunakan tangan saja, manual, caranya ambil adonan sedikit, bentuk bulatan, pipihkan dengan 2 telapak tangan, lobangin kira-kira ditengahnya, lalu putar-putar adonan itu dengan jari seperti memutar karet gelang, perhatikan saja apakah lobang yang ingin dibuat cukup besar atau bagaimana).

Sambil mencetak, anda bisa liat bahwa donat yang sudah dicetak akan mengembang lagi, donat yang sudah dicetak yang sudah mengembag siap untuk digoreng. cetakan donat sebelum digoreng

Panaskan minyak dengan api sedang jangan terlalu panas, lalu masukkan adonan donat yang sudah dicetak dan mulai mengembang, gunakan api sedang untuk menggoreng.

Balik  donat setelah agak berwarna kekuningan. Lalu setelah warnanya kuning keemasan merata, angkat donat dari penggorengan. Oh ya, sedikit tips, gunakan bantuan sumpit untuk membalik dan mengangkat donat, lebih mudah daripada menggunakan spatula.

Oke, setelah donat agak dingin, barulah kita hias donatnya sesuai selera. Yang paling gampang adalah menghiasnya dengan gula halus. Caranya masukkan gula halus sedikit ke plastik bersih, masukkan donat lalu sambil memegang tutup plastiknya, aduk saja donat dan gula halusnya, nanti gulanya nempel sendiri. Kalau toping yang meggunakan meses, bisa di oles mentega sebelum menempelkan meses nya.

Jangan lupa, donat ini emang enak, tapi minyaknya lumayan banyak, untungnya gulanya hanya ada dari topingnya saja (yang ada dalam adonan tidak seberapa). Kalau Anda sedang berdiet, mungkin sebaiknya mengurangi makan donat :) , atau kalau tidak tahan tidak makan donat, ada baiknya gulanya dikurangi dan makannya jangan pakai toping. Dan pastikan donatnya tidak terlalu berminyak :) .

So, ga ada alasan lagi untuk bilang: ah masak donat modalnya gede, harus beli mikser dan cetakan donat, atau, ah susah ngehiasnya. Masak donat itu bisa gampang dan ga butuh terlalu banyak peralatan, yang penting emang niatnya sih hehe.

Telur Tomat

Telur Tomat
Setelah sekian lama, masak telur tomat lagi di Chiang mai. Ya, biasanya malas aja nyimpam sereh dan jahe di kulkas karena 2 bumbu itu bumbu yang jaraaang sekali digunakan, dan kalau beli di supermarket ga bisa beli dikit doang.

Kemarin waktu belanja ke pasar tradisional, ngelihat bumbu ini di jual dengan sangat murah dan cuma sedikit saja, ya udah deh beli. Memang sih masak telur tomat tanpa sereh dan jahe bisa saja, tapi aroma dan rasanya kurang mantap. Jadi terinspirasi nih, bikin telur tomat plus mie instan, pasti deh nikmat.

Oh ya, kalau mau tau resepnya, lihat postingan sebelumnya saja ya.