Ikan teri medan sambel kacang

Ikan teri sambal kacang

Beberapa waktu lalu saya pulang ke Medan. Di rumah dimasakin ikan teri dan sayur daun ubi tumbuk. Nikmaaaat sekaliii, makannya lahap sampe nambah. Pulang ke Chiang Mai tidak lupa saya bawa sedikit ikan teri untuk coba-coba masak sendiri.

Berikut bahan dan bumbunya:

  • Ikan teri
  • kacang tanah goreng
  • cabe merah
  • bawang putih
  • bawang merah
  • tomat
  • daun bawang
  • garam secukupnya
  • minyak goreng untuk menggoreng dan sedikit untuk menumis sambel

Cara masak:

  1. goreng ikan teri dengan minyak yang cukup banyak dan jangan ditinggal. Menggoreng ikan teri pastikan apinya sedang, lalu setiap beberapa saat di balik. Pertama kali saya masak ikan teri sebagian ikan teri gosong sebagian ikan teri tidak masak. Ilmu goreng ikan teri saya dapat dari mama saya waktu masih kost di Bandung hehe.
  2. goreng kacang tanahnya (ga perlu di kupas), di  Chiang Mai ada yang jual kacang tanah sudah digoreng, sangat cocok untuk kemalasan saya hehe.
  3. Haluskan bawang putih, bawang merah dan cabe merah serta garam.Kalau males menggiling pake food processor saja 🙂
  4. Iris daun bawang dan tomat (bawang batak kata orang Medan namanya, bahan yang ini tidak wajib kalau tidak punya juga tidak apa-apa).
  5. Pindahkan minyak goreng sisa menggoreng kacang dan ikan teri, sisakan sedikit saja minyak untuk menumis sambel yang sudah digiling halus.
  6. Tumis sambal sampai wangi, masukkan daun bawang dan tomat yang sudah diiris.
  7. Masukkan kacang dan ikan teri ke dalam sambal yang sudah mulai matang. Aduk sehingga sambal merata.
  8. Angkat dan sajikan, paling nikmat pakai sayur daun ubi tumbuk *nyam*

Oke selamat mencoba. Untuk mempercepat waktu memasak, sedikit tips dari saya, sediakan food processor yang bisa menghaluskan bumbu dasar sekaligus banyak, simpan dikulkas (bekukan dalam plastik-plastik kira-kira sesuai kebutuhan).

Cara lain kalau Anda malas menggiling bumbu, bawang putih, bawang merah dan cabe merahnya bisa diiris tipis. Lalu tumis seperti menumis sambal. Masukkan tomat sebelum daun bawang. Dan masukkan ikan teri dan kacang terakhir.

Tambahan tips untuk membuat ikan teri kacang yang kering: jika Anda ingin ikan teri kacang yang tahan lama, jangan gunakan tomat dalam sambalnya.Ikan teri dan kacang dicampur setelah sambalnya agak dingin.

Harap maklum kalau saya jarang posting resep, namanya juga masakan pemalas. Selain ga terlalu sering masak, saya juga agak malas buat posting, kadang-kadang lupa hehehe. Tapi walaupun begitu, sesekali kita pasti masuk dapur juga kan. Selamat memasak buat Anda yang malas maupun yang rajin hehehe.

Arsik Ikan

Close Up ArsikHoreee akhirnya belajar masak arsik ikan juga. Aslinya sih kalau di Medan yang diarsik itu ikan mas, tapi berhubung di sini ga tau kemana mencari ikan mas, maka yang di masak ya ikan nile tilapia (entah nama Indonesianya apa). Rasanya sih mirip2 aja dengan ikan mas, malah lebih enak karena ga banyak durinya.

Oke untuk bumbu dan bagaimana caranya bisa dibaca di deskripsi foto yang saya upload ya. Uhm, mungkin kategori masakan ini buat saya bukan untuk dimasak dikala malas. Tapiii semalas-malasnya dan se gak bisanya saya masak, tetep aja kan saya harus ada improvement setelah sekian lama berkali-kali harus ke dapur.

Oke langung aja yuk.

Ikan 1 ekorAndalimanBumbu dihaluskanBumbu di keprokSayuranBumbu yang dikeprokBumbu dihaluskanAsam gelugurSusun semua dalam panciSiap di masakMasukkan kacang panjangSiap untuk disantap

Masaknya sih gampang, tapi abis masaknya itu loooh cuciannya lumayan. Oh ya waktu memasaknya bervariasi, tapi ga bisa dibilang cepat juga sih.

Telur Tomat

Telur Tomat
Setelah sekian lama, masak telur tomat lagi di Chiang mai. Ya, biasanya malas aja nyimpam sereh dan jahe di kulkas karena 2 bumbu itu bumbu yang jaraaang sekali digunakan, dan kalau beli di supermarket ga bisa beli dikit doang.

Kemarin waktu belanja ke pasar tradisional, ngelihat bumbu ini di jual dengan sangat murah dan cuma sedikit saja, ya udah deh beli. Memang sih masak telur tomat tanpa sereh dan jahe bisa saja, tapi aroma dan rasanya kurang mantap. Jadi terinspirasi nih, bikin telur tomat plus mie instan, pasti deh nikmat.

Oh ya, kalau mau tau resepnya, lihat postingan sebelumnya saja ya.

Bakwan Jagung

Bakwan Jagung
Setahun tinggal di Chiang Mai bukan berarti setahun ga makan makanan Indonesia. Bisa dibilang dengan kemampuan masak saya yang terbatas, setiap hari kalau masak ya masakan makanan ala Indonesia. Tapi jangan bayangkan makanan seperti rendang, ikan arsik ataupun makanan yg butuh waktu lama masaknya. Saya tetap masih memasak masakan ala pemalas kok :).

Modal belajar masak bakwan jagung dari mertua ada gunanya juga :). Seperti halnya bala-bala, bakwan jagung ini tergolong cemilan enak yang kalau di Indonesia bisa dicari dengan mudah di warung tegal atau kantin sederhana tapi di Chiang Mai saya tidak pernah ketemu restoran yang jual bakwan jagung ini.

Oh ya, dengan resep yang sama, bisa dimodifikasi menjadi bakwan udang dengan mengganti jagungnya menjadi udang, atau sekalian bakwan udang jagung alias ada udang ada jagung. Untuk melihat resepnya silahkan lihat di tulisan sebelumnya
.

Membuat Tempe

Sejak tinggal di Chiang Mai, saya jadi semakin menghargai tempe. Makanan khas Indonesia yang harganya murah tetapi kaya gizi dan tidak ada di sini! Waktu pulang liburan kemarin saya bertekat untuk belajar bikin tempe sendiri. Bermodalkan ragi yang masih nempel di daun yang saya bawa ke Chiang Mai, saya bereksperimen dengan petunjuk dari mama mertua. Ternyata membuat tempe tidak terlalu sulit tetapi butuh kesabaran.
Tempe

Berikut ini petunjuk membuat tempe sendiri:
Bahan :
kacang kedelai, tepung beras dan laru (ragi tempe).

Cara :
1. Pilih kacang kedelai yang bagus (tidak terlalu muda dan tidak busuk)
2. Cuci bersih lalu rebus sampai empuk
3. Dinginkan, cuci sambil berusaha mengupas kulitnya, rendam sekitar 12 – 20 jam
4. Cuci kedelai yang sudah di rendam, kali ini pastikan semua kulitnya sudah terkupas dan lebih baik kalau kedelainya terbelah
5. Rebus lagi kedelainya sampai benar-benar empuk. Dinginkan, lalu angin-anginkan agar kedelainya kering
6. Campur sampai rata kedelai dengan ragi dan sedikit tepung beras (sekitar 2 sendok)
7. Masukkan kedelai yang sudah di campur ragi dan tepung beras ke dalam plastik yang sudah di tusuk-tusuk. Pastikan plastik di lubangi atas dan bawahnya dan beri lubang cukup banyak
8. Simpan di tempat kering dan gelap pada suhu kamar (jangan terlalu dingin kamarnya) dan tunggu sekitar 36 – 48 jam.

Ciri tempe yang “berhasil” :
– ada lapisan putih di sekitar kedelai
– pada saat di potong, tempe tidak hancur

Perlu diperhatikan agar tempe berhasil alat yang dipergunakan untuk membuat tempe sebaiknya di jaga kebersihannya. Pastikan alat memasak tidak berbau sabun. Menjaga kebersihan pada saat membuat tempe ini perlu karena fermentasi tempe hanya terjadi pada lingkungan yang higienis.

Percobaan pertama saya kemarin tempenya kebanyakan ragi, hasilnya agak berbau alkohol (tapi tidak berlebihan). Hal ini tidak berbahaya dan tempe bisa di makan dan rasanya tetap enak.

Buat teman-teman yang masih dapat menikmati tempe dengan mudah, pesan saya: hargailah tempe, kalau udah susah di dapat pasti deh kangen ama makanan satu ini 🙂

Bumbu Ungkap Ayam

Setelah beberapa kali masak ayam dengan bumbu instan, kali ini meniru resep mengungkap ayam dari mertua. Kebetulan beberapa kali disuruh ngulekin bumbu kalau lagi datang atau kalo lagi berkunjung ke mertua. Tadi sudah dicoba, dan rasanya bolehlah… hehe.. masih ga pede sih, tapi harus dicatat sebelum lupa, oh ya berikut ini untuk kira-kira 1 kilo ayam:

Bumbu Halus:
7 siung Bawang Merah
5 siung Bawang Putih
5 Cabe Merah
kunyit 1/2 cm
Garam Secukupnya

Bumbu dikeprok:
Jahe 2 cm
Lengkuas 2 cm
Sereh 2 batang

Bumbu Lainnya:
Daun salam 3 lembar
Gula jawa sedikit

Cara membuat :
Masukkan semua bumbu ke dalam air kira-kira sampai terendam ayamnya. Aduk-aduk bumbu biar tercampur semuanya, masukkan ayamnya. Masak sampai airnya berkurang dan ayamnya cukup lembut. Sebelum dihidangkan nantinya ayamnya tinggal digoreng.

Bakwan alias bala-bala

Pertama kali tiba di Bandung, saya agak bingung dengan penamaan jajanan goreng di Bandung. Sesuatu yang sudah lama saya kenal sebagai bakwan di sini disebut Bala-bala, aih..jadi pengen nyanyi…baby baby bala bala…*apa sih!*

Hari ini setelah direncanakan sekian lama masak bakwan juga. Kemarin masih ada kol dan wortel yang sengaja tidak dihabiskan waktu masak sup. Sejujurnya saya tidak terlalu rajin untuk mengiris wortel (kalau kol mah gampang!). Tapi berhubung pengen mencoba bikin jajanan yang biasanya dibeli seharga 500 sepotong, dan kata mertua sih resepnya sama aja dengan bakwan jagung, tapi ga usah dikasih telur ya..marilah kita mencoba.

Bahan : Kol iris tipis, wortel iris tipis, tauge (ini sih kebetulan ada sisa dikit), tepung terigu, daun bawang
Bumbu : bawang putih, merica dan garam di giling halus
Cara membuat : campurkan irisan sayur dan bumbu, tambahkan air secukupnya, tambahkan tepung terigu. Aduk sampai merata.
Panaskan minyak, dan goreng.

Gampang kan. Ga pake telur malah, jadi ya…itung-itung dari kemarin udah kebanyakan telur, sekarang sedang mengurangilah :D.

Bakwan Jagung

Ini salah satu resep dari ibu mertua saya. Sebelum menuliskan ini sebenarnya saya terpikir apakah bedanya bakwan dengan perkedel? dan sejujurnya saya tidak tau apa bedanya. Tapi berhubung keluarga suami saya menyebutnya bakwan, maka..saya sebut saja yang saya masak hari ini bakwan jagung.

Bahan: jagung manis mentah 1, wortel mentah 1, telur 1, terigu secukupnya (ga punya timbangan hehe)
Bumbu : bawang putih 2, garam dan lada secukupnya, daun bawang 3 helai (ga tau satuan daun bawang)
Persiapan : jagung manis disisir / di giling tapi ga harus halus banget, wortel dipotong tipis seperti lidi, bawang putih dan lada dan garam diulek sampai halus.
Cara memasak : Telur diaduk, tambahkan bumbu yang sudah diulek halus, tambahkan jagung dan wortel, lalu tambahkan terigu sampai cukup kental (jika terlalu kental bisa ditambah air). Setelah adonan jadi ya goreng ke dalam minyak panas, tuangkan ke minyak pakai sendok, jangan dituang sekaligus semuanya heeheh.

Saya tadi agak gagal masaknya, terlalu tebal, jadi kurang kering tengahnya, tadi masaknya agak buru-buru sih, cuma jadi 10 potong dari 1 jagung (tapi ya itu potongannya tebel2, seharusnya bisa jadi 15 potong kali ya).

Hari ini selain masak bakwan jagung cuma rebus waluh (lagi :P) dan menggoreng ikan yang sudah dibersihkan sepulang belanja, jadi waktu untuk mempersiapkan masakan ya tergolong cepat, semuanya selesai dalam waktu 1 jam. Ngerebus waluh bisa diparalel dengan goreng menggoreng. Oh ya untuk menghemat minyak, saya menggoreng bakwan dulu baru menggoreng ikan, alasannya ya biar bakwannya ga bau ikan dan minyaknya ga keburu kotor.

Oke selamat mencoba resep ibu mertua saya :).

Ati goreng dan Sayur Bayam Merah

Waktu belanja liat ati ampela banyak (dan murah). Katanya sih makan ati ampela banyak-banyak ga baik, tapi… kalau sesekali gak apa-apa toh. Lagipula, sudah cukup lama ga makan ati ampela, padahal suamiku doyan banget ama ati ampela goreng ala ibunya. Untung jaman sekarang ada sms, langsung tanya resepnya apa dan beli bahannya. Berikut ini resep mertua untuk ati ampela goreng

Bahan : 3 ons ati ampela (ga banyak, buat ber 3 dan sekali makan)
Bumbu : bawang putih (1), bawang merah (3), ketumbar secukupnya (kalau yang bubuk kira-kira 1/2 sdt), gula jawa sedikit dan garam kira-kira 1 sendok teh.
Persiapan : bawang dikupas dan semua bumbu di ulek sampai halus.
Ati ampela dipotong-potong (jangan terlalu kecil, tapi biar ga terlalu besar juga, hati-hati kalau masih ada empedunya yang berwarna hijau jangan sampai pecah, ntar semua jadi pahit, sebaiknya dibuang saja daripada berabe).
Cara memasak: campurkan ati ampela yang sudah dipotong-potong dengan bumbu yang sudah diulek sampai halus, biarkan meresap sebentar. Panaskan minyak goreng, lalu masukkan ati ampela ke minyak yang panas tadi. Hati-hati…akan terjadi ledakan-ledakan yang agak berbahaya, sebaiknya siapkan tutupan penggorengan. Goreng ati ampela sampai kering. Angkat dan hidangkan.

Nah berikutnya, waktu belanja sayur melihat bayam merah. Katanya sih bayam merah lebih sehat daripada bayam hijau (belum pernah membuktikan sendiri). Ya udah beli bayam 1 ikat. Dimasak rebusan aja (namanya di bening kalau ga salah). Berikut ini resepnya :

Bahan : Sayur bayam merah 1 ikat, tomat setengah
Bumbu : bawang putih (2), bawang merah (3), garam 2 sendok teh (atau sesuai selera).
Persiapan: sayur dipetik lalu dicuci (wajib dicuci), bawang-bawang diiris tipis, tomat dibelah 6.
Cara memasak : Masukkan bawang putih dan merah yang sudah diiris ke dalam air, lalu didihkan. Tambahkan garam. Lalu masukkan sayuran yang sudah dibersihkan. Tambahkan tomat. Tunggu sebentar, jangan sampai tomat terlalu layu. Angkat dan hidangkan.

Biaya yang dikeluarkan untuk makan 3 orang (di rumah ada adik iparku juga) malam ini sangat murah. Ati ampela tadi harganya sekitar 4000, sayur bayam 1 ikat harganya 1200 (kalau belanja di pasar bisa lebih murah). Untuk bawang, garam dan tomat biasanya selalu ready stock, jadi itungannya 6200 untuk lauk pauk makan bertiga, murah ga tuh!.

Waktu yang dibutuhkan memasak semuanya sebentar banget, maksimal 1 jam. Oh iya akan saya posting terpisah tips dan trik supaya ga lama-lama di dapur (halah orang pemalas memang banyak akalnya biar bisa tetap bermalas-malasan ya :-P).

Telur tomat untuk sarapan

Untuk sarapan besok rencananya masak telur tomat ala mamaku. Kemarin sih udah pernah masak ini, tapi tidak ada salahnya diulang. Telur tomat ini lebih sehat daripada mie instan.

Bumbu : bawang putih (2), bawang merah (3), cabe merah (2), sereh (2 batang), jahe (dikit aja), daun salam (3 lembar), garam secukupnya
Bahan : telur 3 butir dan tomat 1 dipotong 8.
Persiapan: Bawang putih di keprok lalu diiris, bawang merah diiris, cabe merah diiris, sereh di keprok, jahe di keprok
Cara memasak: panaskan blueband kira-kira 2 sendok makan (secukupnya untuk menumis), masukkan bawang putih, oseng-oseng sampai harus, masukkan bawang merah lalu cabe merah. Setelah semua wangi tambahkan air sesuai banyaknya telur yang ingin di masukkan (itung aja kira-kira seorang 1 lah). Setelah airnya mendidih masukkan garam, sereh dan jahe sekaligus. Biarkan sampai wanginya keluar. Lalu pecahkan telurnya tepat diatas air. Jangan diaduk!, nanti telurnya hancur. Biarkan beberapa menit sampai kira-kira kuning telurnya matang. Terakhir masukkan tomat yang sudah dipotong-potong dan daun salam. Biarkan beberapa saat, tetapi jangan sampai tomatnya terlalu layu.

Oke selesai. Jangan lupa kalau sereh, jahe dan daun salam jangan ikut dihidangkan. Wah menuliskan resep ini saja saya terbayang aroma telur tomatnya, jadi laparrrr…. Telur tomat di hidangkan panas-panas, di makan dengan nasi putih saja sudah merupakan sarapan yang sangat mengenyangkan :). Oh ya, waktu yang diperlukan untuk memasak ini sangat sebentar, ya..bisa dibilang hampir sama dengan waktu masak mie instan lah.