Menyimpan Nasi

Iya, bukan menyimpan beras, tapi menyimpan nasi. Ceritanya sejak tinggal cuma berdua harusnya punya MagicJar yang kecil saja. Tapi berhubung yang tersedia ricecooker yang standar, kalau masak nasi suka bingung gimana biar ga cepet kering. Entah kenapa ricecooker jaman sekarang walaupun semakin canggih bisa sekaligus buat menjaga nasi tetap hangat, tapi sering kali sekaligus juga menyebabkan nasi menjadi kering.

Untuk menyiasati nasi menjadi kering (selain menghemat listrik), akhirnya sekarang nasi disimpan di kulkas dan di panaskan menggunakan microwave jika ingin makan lagi. So far nasinya tidak terlalu kering. Emang sih bakal mahal juga kali buat memanaskan dengan microwave, tapi rasanya ga terlalu mahal kok dibandingkan buang-buang nasi.

One Reply to “Menyimpan Nasi”

  1. sipppp
    setuju banget dach.
    macalahnya gak usah pake microwave pake majicjar/ricecooker juga bisa untuk manasin nasi dari kulkas.asal belum dijadikan batu aja gak macalah macih tetap enak tuch aku udah mencobanya.
    thank’s ya atas resepnya aku mau coba karena kesibukan yang sangat padat aku cuma punya waktu luang 1 jam untuk masak dan bebenah tempat masak jadi aku mau nyoba2.kebetulan aku berkerja ditempat yang memiliki tempat untuk aku memasak, sayangnya tidak dapat menambah perabotan masak lagi.kebetulan aku penikmat hidangan yang macih segar.alias baru turun dari kompor. semoga tambah bervariasi ya.dan jangan lupa padaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *