Memasak dengan Microwave

Sudah beberapa lama ini kami tidak bisa merebus telur sendiri (berhubung tidak punya kompor yang dilengkapi tempat merebus). Sudah beberapa lama juga malas masak di rice cooker, karena tempat rice cookernya kegedean. Kemarin iseng nyari tempat memasak telur di microwave. Eh..pas nyari alat rebus telur, tau – tau tergoda melihat tempat masak nasi dengan ukuran kecil yang cukup kecil untuk dimasukin ke kulkas kalau nasinya ga habis. Semakin tergoda, waktu mengetahui bahwa kita bisa memasak sayur bersama-sama dengan berasnya. Waktu dilihat lagi, eh..ada buat masak telur mata sapi juga. Well..mengingat menyuci alat plastik lebih gampang daripada menyuci peralatan lainnya, tergodalah membeli peralatan tersebut (harganya juga tidak mahal). Continue reading

French Fries

Belakangan ini jarang sekali masak. Tapi sesekali masih bereksperimen memanfaatkan microwave. Joe suka sekali dengan kentang goreng, padahal itu tidak sehat. Masalah lain dengan menggoreng kentang adalah: waktu yang dibutuhkan untuk menggoreng cukup lama (artinya listrik lebih mahal karena masaknya pake kompor listrik). Untuk mempercepat proses, setelah kentang rasanya cukup garing, walaupun belum kuning angkat dan lanjutkan prosesnya menggunakan microwave.

Hasilnya, kentang lebih cepat disajikan dan juga minyak gorengnya kering bersama proses microwavenya. Soal rasa gimana? kalau menurut saya sih tetap enak (lebih enak malah!).

Menyimpan Nasi

Iya, bukan menyimpan beras, tapi menyimpan nasi. Ceritanya sejak tinggal cuma berdua harusnya punya MagicJar yang kecil saja. Tapi berhubung yang tersedia ricecooker yang standar, kalau masak nasi suka bingung gimana biar ga cepet kering. Entah kenapa ricecooker jaman sekarang walaupun semakin canggih bisa sekaligus buat menjaga nasi tetap hangat, tapi sering kali sekaligus juga menyebabkan nasi menjadi kering. Continue reading