About

Saya tidak pandai memasak, memegang pisau saja masih kagok takut keiris :P. Akan tetapi, setelah menikah, walaupun dengan penuh ketidaktahuan saya mencoba memasak makanan untuk dimakan bersama suami. Ada beberapa alasan memasak dirumah, yang paling utama: biar lebih hemat dan lebih sehat (tentu saja lebih hemat masak dirumah daripada beli terus). Alasan lain: malas membeli makanan jadi. Ya, saya orangnya pemalas sekali, saya malas bangun pagi untuk berbelanja, saya malas memasak, saya malas membeli makanan siap saji. Kasian ya suami saya.

Tetapi…diantara kemalasan saya, saya pasti masak makanan untuk pagi, siang maupun malam, terutama di hari di mana kami tidak keluar rumah. Hasilnya? masakan saya tidak pernah tersisa. Bukan..bukan karena masakan saya sangat sedikit, bukan pula karena saya tiba-tiba jadi ‘pintar’ memasak. Tetapi karena suami saya memang tidak rewel akan makanan, dan pada dasarnya katanya sih masakan saya enak (lha..ini muji atau takut kelaparan ya :P). Satu hal yang pasti, dia sangat sayang pada saya, sehingga dia mendukung saya untuk bereksperimen di dapur. Katanya sih yang penting saya sudah mencoba untuk memasak.

Anyway…apapun itu, saya sendiri mulai menikmati mencampur bumbu ini dan itu, bereksperimen ini dan itu, walaupun bumbu masakan saya kebanyakan itu-itu saja. Untuk berbagi info dengan ibu-ibu baru yang mungkin juga malas memasak seperti saya, dan berhubung saya orangnya agak pelupa dan ga percaya diri dengan ‘rasa’ masakan apakah sudah cukup garam atau belum, saya menyiapkan blog ini dan berencana untuk menuliskan resep-resep dari masakan sederhana eksperimen saya.

Anda mungkin tidak menemukan masakan istimewa di sini. Kemungkinan besar juga resep saya tidak akan selalu ada gambar makanannya (ya benar, saya malas memfotonya dan malas menguploadnya :P). Tetapi buat yang baru bereksperimen seperti saya bisa untuk berbagi pengalaman :). Buat yang sudah berpengalaman masak, tolong dikoreksi kalau ada yang terasa janggal atau malah salah :D.

Ada pepatah bilang: Practice makes perfect. Ya..itung-itung berbagi pengalaman latihan di dapur untuk para pengantin baru yang sama malasnya dengan saya 🙂 . Semoga bermanfaat!

4 thoughts on “About

  1. Saya sama pemalasnya dengan anda …hihihi…resepnya membantu banget utk para pemalas. Sudah coba banana bread, and my kids love it! Tanya donk, ukuran 1 cup itu berapa cc y? Gue cuma pake cangkir doank nakarnya

  2. seorang pemalas yg unik,lucu,dan justru kreatif di dapur…salut…blog ini juga pada akhirnya jadi menarik karena simple dan apa adanya…salam knal ya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *