Martabak Manis (dengan santan)

martabak-siapsajiSetelah berhasil masak donat, jadi kepikiran pengen bikin cemilan lain yang gampang dan ga butuh banyak peralatan dapur. Sampai sekarang peralatan dapur pemalas tetap ga nambah, ukuran dapurnya juga masih segitu aja dan yang paling prihatin, kompornya juga cuma satu kompor listrik yang udah dilengkapi dengan teflonnya sehingga tidak bisa diganti dengan wajan lain tentunya :p. Untungnya wajan tersebut pas untuk masak martabak, jadi ga perlu beli pan khusus masak martabak deh.

Waktu lagi ngobrol-ngobrol dengan sepupu, dikasih link ke situs yang berisi begitu banyak makanan menggoda dan salah satunya martabak ini multiply mbak KrisD,

Oke, dari resep yang ada di situs mbak KrisD, saya modifikasi dengan mengurangi jumlah adonan juga (untuk satu loyang saja). Karena kalau bikin banyak juga ujung-ujungnya gemuk berdua doang, mau ngasih ke orang kasian juga kalau ntar ternyata rasanya kurang sip hehe.

Bahan :

Ingredients:
1 cup tepung terigu
3/4 cup santan kental (saya pake santan kotakan yang siap pakai)
1 butir telur ayam
1/4 cup gula pasir

biang:
1sendok teh yeast instant
1/2 sendok teh baking powder
1 pinch(jumput) garam atau secukupnya lah

Cara membuat, seperti yang disarankan di situs mbak KrisD, tapi ada beberapa catatan:

saya menggunakan yeast instan fermipan yang mana dituliskan tidak perlu dikembangkan lagi dan campur saja ke dalam adonan langsung, tapi demi mengikuti resep, saya tetep mengembangka yeastnya (lagi malas riset dulu, jadi ya..kalau ada yang lebih tau mengenai hal ini, saya minta tuliskan di comment yah).

martabak-adonanSaya mengembangkan yeast ini kira-kira setengah jam (sambil ditinggal kerja soalnya hehe). Lalu ditempat terpisah saya aduk telur dan gula sampai agak kembang. Saya ga punya mikser, jadi ya pakai tangan aja itung-itung olahraga. setelah itu campurkan santan, tepung ke dalam adonan, aduk rata. Terakhir campurkan garam dan baking powder ke dalam yeast yang sudah mengembang, lalu segera campurkan ke adonan tepung. Aduk sampai rata kira-kira 20 menit (dipetunjuk resepnya sih 30 menit, tapi kelamaan ah, cape :P). Lalu diamkan saja adonan sambil kerja lagi :D.

martabak-dimasakKira-kira sejam kemudian, saya panaskan pan saya. Oh ya, karena saya ga bisa melihat "api" kompor saya, saya mengatur supaya tempat masaknya tidak terlalu panas (setengah dari ukuran maksimum kompor listrik saya). Lalu masukkan adonan ke dalam pan(tanpa minyak ataupun mentega karena pan saya anti lengket). Saya putar sedikit supaya ada yang menempel dipinggiran pan, lalu tunggu sampai ada lubang-lubang di adonan. Tutup pan nya dan tunggu sampai kira-kira adonan sudah matang merata.

martabakrisnaAngkat, lalu oles mentega dan beri susu kental manis, lalu diisi sesuai selera. Karena saya sedang kehabisan keju, akhirnya diisi dengan meses sisa bikin donat hehe. Lipat 2 dan potong sesuai ukuran yang diinginkan. Lalu hidangkan dan siap disantap *yummy*

Okeh, cemilan sore hari terhidang dalam waktu relatif singkat. Selamat mencoba 🙂

Donat Pemalas

Donat Sejak sampai di Chiang Mai, baru kemarin beli yang namanya Dunkin Donat (kalau J-Co tambah ga mungkin karena blum sampe ke sini).  Sebelum pulang liburan kemaren, entah kenapa pengen bikin donat, tapi ga mau yang repot-repot.

Setelah melakukan pencarian resep sana sini, ternyata bikin donat itu ada bermacam-macam cara yah. Ada yang pake kentang, ada yang pake isi, dan ada yang harus pake mikser buat mengadonnya.

Berhubung di dapur pemalas belum ada mikser, dan ga punya timbangan buat masak tapi cuma punya gelas ukuran Cup, akhirnya diputuskan memilih resep neng mper dengan mengkonversi ukuran gram jadi CUP. Oh ya pemilihan bahan disesuaikan dengan ketersediaan merek di kota Chiang mai 🙂 dan dari sekian banyak resep membuat donat, resep inilahyang dinilai tidak terlalu repot bikinnya.

Ini resepnya dalam ukuran Cup:

Bahan 1:

1 cup susu UHT (ga punya susu ultra disini, jadi ya susu apapun, yang manis dan putih, dan bukan yang coklat belinya)

1 sachet ragi instan (kebetulan pakenya yang merek fermipan, dijualnya ada sachetan, 1 sachet 11 gram jadi pas banget kan 🙂

2 1/3 cup terigu (makenya all purpose flour, ga ngerti apa bedanya terigu cakra dengan terigu biasa)

1/2 sdt garam halus (atau dengan kata lain garam secukupnya)

Bahan 2:

1/4 cup gula halus

1 butir kuning telur

1/2 cup terigu (terigu yang sama dengan bahan 1)

1/4 cup mentega (kebetulan beli menteganya yang ukuran 120 gr, jadi bisa juga langsung dibagi 2 gitu aja :))

Bahan 3: minyak untuk menggoreng

Cara membuat:

Campurkan semua bahan 1 sampai rata, dan ulen sampai ga nempel di tangan (kalis). Gunakan tangan saja untuk mengadonnya.adonan 1 yang sudah kalis disisihkanadonan 1 setelah mengembang sekitar 2 kali ukuran semula

 

 

Sisihkan adonan 1 ini dengan cara menutupnya dengan kain (saya sih pakai serbet bersih), biarkan sampai adonan mengembang kira-kira 2 kali ukuran semula (kira-kira 30 menit sampai 1 jam).

Campurkan bahan 2 ke tengah adonan 1, lalu aduk lagi dengan tangan sampai kalis. Diamkan 10 menit.

masukkan bahan 2 ke bahan 1 yang sudah mengembang

gunakan tangan untuk mengadon

 

 

 

 

 

cetak berbentuk donat (saya menggunakan tangan saja, manual, caranya ambil adonan sedikit, bentuk bulatan, pipihkan dengan 2 telapak tangan, lobangin kira-kira ditengahnya, lalu putar-putar adonan itu dengan jari seperti memutar karet gelang, perhatikan saja apakah lobang yang ingin dibuat cukup besar atau bagaimana).

Sambil mencetak, anda bisa liat bahwa donat yang sudah dicetak akan mengembang lagi, donat yang sudah dicetak yang sudah mengembag siap untuk digoreng. cetakan donat sebelum digoreng

Panaskan minyak dengan api sedang jangan terlalu panas, lalu masukkan adonan donat yang sudah dicetak dan mulai mengembang, gunakan api sedang untuk menggoreng.

Balik  donat setelah agak berwarna kekuningan. Lalu setelah warnanya kuning keemasan merata, angkat donat dari penggorengan. Oh ya, sedikit tips, gunakan bantuan sumpit untuk membalik dan mengangkat donat, lebih mudah daripada menggunakan spatula.

Oke, setelah donat agak dingin, barulah kita hias donatnya sesuai selera. Yang paling gampang adalah menghiasnya dengan gula halus. Caranya masukkan gula halus sedikit ke plastik bersih, masukkan donat lalu sambil memegang tutup plastiknya, aduk saja donat dan gula halusnya, nanti gulanya nempel sendiri. Kalau toping yang meggunakan meses, bisa di oles mentega sebelum menempelkan meses nya.

Jangan lupa, donat ini emang enak, tapi minyaknya lumayan banyak, untungnya gulanya hanya ada dari topingnya saja (yang ada dalam adonan tidak seberapa). Kalau Anda sedang berdiet, mungkin sebaiknya mengurangi makan donat :), atau kalau tidak tahan tidak makan donat, ada baiknya gulanya dikurangi dan makannya jangan pakai toping. Dan pastikan donatnya tidak terlalu berminyak :).

So, ga ada alasan lagi untuk bilang: ah masak donat modalnya gede, harus beli mikser dan cetakan donat, atau, ah susah ngehiasnya. Masak donat itu bisa gampang dan ga butuh terlalu banyak peralatan, yang penting emang niatnya sih hehe.