Sayur Bening

Lama tak posting karena koneksi internet yang tak dapat diandalkan, dan…karena emang ga sempet online juga *halah sok sibuk!*. Yang jelas…setiap hari walaupun dengan bermalas-malasan masih tetap masak kok. Berikut ini beberapa variasi sayur bening andalan kemalasan yang di masak beberapa kali.

Sayur bening itu pada dasarnya isinya cuma bawang putih dan bawang merah yang diiris tipis, berapa siungnya ya disesuaikan saja dengan selera dan jumlah sayur yang dimasak dan tentunya ya garam dan kalau suka dikasih tomat, semuanya dimasukkan ke dalam air mendidih.

Supaya tidak bosan, beberapa kombinasi sayur yang bisa dibening adalah: Bayam + Tauge, Sawi + Tauge, Selada Air. Untuk memudahkan, seperti biasa, selesai belanja atau paling tidak besoknya semua sayur disiangi (istilah untuk dipetik lalu dicuci bersih), simpan dalam wadah plastik tertutup rapat (ga harus merk Tupperware kok). Masaknya ya tinggal sebentar, apalagi sayur-sayuran di atas tidak boleh lama-lama masaknya.

Oh ya, kalau dulu masakan ibuku di Medan, sayuran bening di kasih cabe sedikit (bukan untuk pedas, biar enak saja), tapi ternyata resep mertuaku ga pake Cabe, jadi ya..disesuaikan dengan lidah yang makan saja. Kalau ibuku, biasanya tauge itu sebelum di masak pasti di petikin dulu akar2nya. Nah..kalau rajin ya monggo dipotongin akarnya, kalau aku sih tergantung mood. Kemaren pernah rajin sambil nonton film metikin tauge, tapi terakhir kali beli tauge diperhatikan sepertinya taugenya ga terlalu banyak akarnya, dan waktu mencucinya beberapa akar patah sendiri, jadi ya..biarkan saja begitu (yang makan ga ngeh kok ada akarnya atau nggak :P). Tapi sepertinya sih emang lebih baik dipetikin akarnya, lebih…afdol aja rasanya tanpa akar.

2 thoughts on “Sayur Bening

Leave a Reply to ATIF Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *